NOT of the Taciturn

via muslimagnet / 3 days ago / 349 notes /
mefanny:

#85days
Rasulullah SAW bersabda: “Apabila seorang hamba yang beriman menderita sakit, maka Allah SWT memerintahkan kepada para malaikat agar menulis perbuatan yang terbaik yang dikerjakan hamba mukmin itu pada saat sehat dan pada saat waktu senangnya.”   Ujaran Rasulullah SAW tsb diriwayatkan oleh Abu Imamah al Bahili. Dalam hadist yang lain Rasulullah bersabda: “Apabila seorang hamba mukmin sakit, maka Allah SWT mengutus 4 malaikat untuk datang padanya.” Allah SWT memerintahkan:   1. Malaikat pertama untuk mengambil kekuatannya sehingga menjadi lemah. 2. Malaikat kedua untuk mengambil rasa lezatnya makanan dari mulutnya 3. Malaikat ketiga untuk mengambil cahaya terang di wajahnya sehingga berubahlah wajah si sakit menjadi pucat pasi. 4. Malaikat keempat untuk mengambil semua dosanya , maka berubahlah si sakit menjadi suci dari dosa.   Tatkala Allah SWT akan menyembuhkan hamba mukmin itu, Allah SWT memerintahkan kepada malaikat 1, 2 dan 3 untuk mengembalikan kekuatannya, rasa lezat, dan cahaya di wajah sang hamba. Namun untuk malaikat ke 4, Allah SWT tidak memerintahkan untuk mengembalikan dosa-dosanya kepada hamba mukmin.   Maka bersujudlah para malaikat itu kepada Allah SWT seraya berkata: “Ya Allah mengapa dosa-dosa ini tidak Engkau kembalikan?” Allah SWT menjawab: “Tidak baik bagi kemuliaan-Ku jika Aku mengembalikan dosa-dosanya setelah Aku menyulitkan keadaan dirinya ketika sakit. Pergilah dan buanglah dosa-dosa tersebut ke dalam laut.”   Dengan ini,  maka kelak si sakit itu berangkat ke alam akhirat dan keluar dari dunia dalam keadaan suci dari dosa sebagaimana sabda Rasulullah SAW : “Sakit panas dalam sehari semalam, dapat menghilangkan dosa selama setahun.” SubhanAllah  … subhanAllah  … !!   “Tiada seorang mu’min yang ditimpa oleh lelah atau penyakit, atau risau fikiran atau sedih hati, sampaipun jika terkena duri, melainkan semua penderitaan itu akan dijadikan penebus dosanya oleh Allah SWT. (HR Bukhari-Muslim)   “Jika sakit seorang hamba hingga tiga hari, maka keluar dari dosa-dosanya sebagaimana keadaannya ketika baru lahir dari kandungan ibunya. (HR Ath-Thabarani) “Penyakit panas itu menjaga tiap mu’min dari neraka, dan panas semalam cukup dapat menebus dosa setahun.” (HR Al-Qadha’i)

mefanny:

#85days

Rasulullah SAW bersabda: “Apabila seorang hamba yang beriman menderita sakit, maka Allah SWT memerintahkan kepada para malaikat agar menulis perbuatan yang terbaik yang dikerjakan hamba mukmin itu pada saat sehat dan pada saat waktu senangnya.”
 
Ujaran Rasulullah SAW tsb diriwayatkan oleh Abu Imamah al Bahili. Dalam hadist yang lain Rasulullah bersabda: “Apabila seorang hamba mukmin sakit, maka Allah SWT mengutus 4 malaikat untuk datang padanya.” Allah SWT memerintahkan:
 
1. Malaikat pertama untuk mengambil kekuatannya sehingga menjadi lemah.
2. Malaikat kedua untuk mengambil rasa lezatnya makanan dari mulutnya
3. Malaikat ketiga untuk mengambil cahaya terang di wajahnya sehingga berubahlah wajah si sakit menjadi pucat pasi.
4. Malaikat keempat untuk mengambil semua dosanya , maka berubahlah si sakit menjadi suci dari dosa.
 
Tatkala Allah SWT akan menyembuhkan hamba mukmin itu, Allah SWT memerintahkan kepada malaikat 1, 2 dan 3 untuk mengembalikan kekuatannya, rasa lezat, dan cahaya di wajah sang hamba. Namun untuk malaikat ke 4, Allah SWT tidak memerintahkan untuk mengembalikan dosa-dosanya kepada hamba mukmin.
 
Maka bersujudlah para malaikat itu kepada Allah SWT seraya berkata: “Ya Allah mengapa dosa-dosa ini tidak Engkau kembalikan?”
Allah SWT menjawab: “Tidak baik bagi kemuliaan-Ku jika Aku mengembalikan dosa-dosanya setelah Aku menyulitkan keadaan dirinya ketika sakit. Pergilah dan buanglah dosa-dosa tersebut ke dalam laut.”
 
Dengan ini,  maka kelak si sakit itu berangkat ke alam akhirat dan keluar dari dunia dalam keadaan suci dari dosa sebagaimana sabda Rasulullah SAW : “Sakit panas dalam sehari semalam, dapat menghilangkan dosa selama setahun.”
SubhanAllah  … subhanAllah  … !!
 
“Tiada seorang mu’min yang ditimpa oleh lelah atau penyakit, atau risau fikiran atau sedih hati, sampaipun jika terkena duri, melainkan semua penderitaan itu akan dijadikan penebus dosanya oleh Allah SWT. (HR Bukhari-Muslim)
 
“Jika sakit seorang hamba hingga tiga hari, maka keluar dari dosa-dosanya sebagaimana keadaannya ketika baru lahir dari kandungan ibunya. (HR Ath-Thabarani) “Penyakit panas itu menjaga tiap mu’min dari neraka, dan panas semalam cukup dapat menebus dosa setahun.” (HR Al-Qadha’i)

via mefanny / 3 days ago / 2 notes /

herricahyadi:

Senantiasa memahami orang lain agar kita pun dipahami oleh mereka. Mengertilah, bahwa setiap orang memiliki kehidupan yang berbeda dengan kita. Sudah semestinya seorang Muslim memiliki empati tinggi kepada orang lain. Sebab itu sebenar-benarnya akhlak.

(Source: nura-des)

via renynurainy / 6 days ago / 12,351 notes /
kurniawangunadi:

Samsoe Bassaroedin dan Yayah Inayah: Merintis Kasih di Penghujung Senja

Ini adalah kisah cinta paling mengharukan di kalangan aktivis Masjid Salman ITB, keduanya bertemu di usia senja. Pagi ini saya membaca lagi di laman salmanitb.com. Ini sudah dua tahun yang lalu ceritanya, tapi hikmahnya masih bergema hingga saat ini.
Mas Samsoe yang super strict kalau ngatur barisan shalat, dua hari yang lalu ketika Ashar berjamaah di salman, beliau menyuruh barisan akhwat di lantai atas untuk turun semua ke lantai utama karena barisan utama akhwat di lantai utama masih longgar, hahaa. 
Silakan klik judulnya, semoga memberi pembelajaran.


SubhanAllah :’)

kurniawangunadi:

Samsoe Bassaroedin dan Yayah Inayah: Merintis Kasih di Penghujung Senja

Ini adalah kisah cinta paling mengharukan di kalangan aktivis Masjid Salman ITB, keduanya bertemu di usia senja. Pagi ini saya membaca lagi di laman salmanitb.com. Ini sudah dua tahun yang lalu ceritanya, tapi hikmahnya masih bergema hingga saat ini.

Mas Samsoe yang super strict kalau ngatur barisan shalat, dua hari yang lalu ketika Ashar berjamaah di salman, beliau menyuruh barisan akhwat di lantai atas untuk turun semua ke lantai utama karena barisan utama akhwat di lantai utama masih longgar, hahaa.

Silakan klik judulnya, semoga memberi pembelajaran.

SubhanAllah :’)
via kurniawangunadi / 6 days ago / 186 notes /
Banyak wanita tidak tegas menghormati dirinya sendiri
- Mario Teguh
Pandang langit. Senyum. Allah loves me.
- bawahlangit. (via bawahlangit)
via bawahlangit / 1 week ago / 163 notes /

Senja tadi, saat aku mulai menyerah mempelajari salah satu mata kuliah-yang katanya paling susah- terlihat seorang bapak paruh baya memungut sampah dari kotak sampah depan rumah. Aku tidak sengaja melihatnya, tidak ada yang spesial dari pemandangan itu. Namun, entah mengapa aku bertahan melihatnya sampai beliau selesai memungut sampah dan kembali berjalan menuju rumah lain. Tiba-tiba aku merasakan butir2 air jatuh di pipiku.
“Yuk ah belajar lagi shab, udah liat kan hidup itu udah kodratnya berjuang. Bapak tadi pasti jauh jauh jauh lebih capek dari kamu, harus jalan seberapa jauh mungutin sampah cuma dapet gaji sedikit. Sedangkan kamu udah dikasih kesempatan sama Allah buat nabung banyak pahala kalo nanti udah jadi dokter malah males-malesan gini. Tega bangetlah sama orang2 kaya bapak itu tadi kalo kamu males2an kaya gini”
Maaf ya Allah :”(

1 week ago / 3 notes /
If she’s amazing, she won’t be easy. If she’s easy, she won’t be amazing. If she’s worth it, you wont give up. If you give up, you’re not worthy.
-

Bob Marley

(via kurniawangunadi)
via kurniawangunadi / 1 week ago / 585 notes /
Islam didn’t make it Haram for you to fall in love. It didn’t forbid you from wanting someone. It only guides that love so it protects you, her, your families and especially saves you from humiliation on judgment day. If you love her so much, why are you ok with letting her engage in this questionable relationship knowing full well that she will have to answer Allah just like you will. You don’t love her enough to save her from that?
-

Ustadh Nouman Ali Khan

(via kurniawangunadi)

:’3

(Source: sophroyyne)

via kurniawangunadi / 1 week ago / 5,865 notes /
Cerpen : Bapak

Bapak adalah laki-laki paling khawatir saat anak perempuannya jatuh cinta. Ketika usia anaknya bertambah menjadi kepala dua. Bukan kepalang beliau siang malam memikirkan segala kemungkinan. Laki-laki seperti apa yang akan anak perempuannya nanti ceritakan. Cerita yang mau tidak mau seperti petir…

Bapak :’)

via kurniawangunadi / 1 week ago / 1,310 notes /
 
Next »





Page 1 of 91
Theme by maggie. Runs on Tumblr.